Cara Pintar Memilih Dressing yang Tepat untuk Salad yang Lebih Sehat dan Nikmat

salad dressing

Memilih salad sebagai opsi makan siang atau makan malam cerdas, terutama bagi mereka yang tengah menjalani program diet atau upaya penurunan berat badan. Salad buah dan sayur bukan hanya menggoda selera, tetapi juga memberikan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

© 2024 merdeka.com

Namun, ada satu elemen yang sering diabaikan, yaitu dressing atau saus salad. Penting untuk memilih dressing yang tepat agar usaha mengontrol asupan kalori dan nutrisi melalui salad tidak menjadi sia-sia.

Jenis-jenis Dressing yang Perlu Diperhatikan

Sebelum memilih dressing untuk salad, penting untuk memahami jenis-jenis dressing yang umum digunakan. Setiap dressing memiliki kelebihan dan kekurangan, dan pemilihan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi individu.

1. Mayonaise: Peluang Meningkatnya Kalori dan Lemak

Mayonaise seringkali menjadi pilihan yang menarik, tetapi perlu diwaspadai. Satu sendok makan mayonaise mengandung sekitar 57 kalori dan 5 gram lemak. 

Jika digunakan dalam jumlah lebih banyak, kadar kalori dan lemak dalam salad dapat meningkat secara signifikan. Sebuah porsi salad mayonaise dapat menyumbang 150 hingga lebih dari 200 kalori, setara dengan berlari sekitar 2,2 kilometer.

2. Thousand Island: Rasa Lezat dengan Kandungan Tinggi Kalori dan Lemak

Thousand Island, dengan warna merah muda dan rasa asam, seringkali digunakan untuk menyulap rasa hambar dan pahit sayuran menjadi lebih lezat. 

Namun, satu sendok makan dressing ini mengandung 65 kalori dan 6 gram lemak.

Sebuah porsi salad dengan Thousand Island bisa mencapai 290 kalori, dan jika ditambahkan telur, bisa mencapai 370 kalori – setara dengan berjalan cepat selama 45 menit atau lari 5 kilometer.

3. Caesar Salad Dressing: Apakah Pilihan yang Lebih Sehat?

Caesar salad dressing, umumnya digemari, terbuat dari kuning telur, kecap Inggris, sari buah lemon, bawang putih, lada, moster, dan ikan teri. 

Satu sendok makan dressing ini mengandung 78 kalori dan 8,5 gram lemak. Makan satu porsi Caesar salad bisa memberikan 200 hingga 330 kalori, sementara dengan tambahan ayam panggang, bisa mencapai 590 kalori.

4. Minyak Zaitun (Olive Oil): Pilihan Terbaik untuk Salad yang Sehat

Untuk pilihan dressing yang lebih segar, minyak zaitun adalah opsi yang baik. Dalam satu sendok makan minyak zaitun, terdapat sekitar 130 kalori dan 12 gram lemak.

© 2024 merdeka.com

Meskipun memiliki kadar kalori dan lemak tertinggi dibandingkan dengan dressing lainnya, minyak zaitun kaya akan lemak tak jenuh yang baik untuk pencernaan. 

Mengonsumsi satu porsi salad dengan minyak zaitun sekitar 350 kalori, namun memberikan manfaat lemak tak jenuh yang diperlukan tubuh.

Minyak Zaitun: Salad Dressing Tersehat Menurut Para Ahli

Meskipun minyak zaitun memiliki kadar kalori dan lemak yang lebih tinggi, studi ahli gizi di Amerika Serikat menyatakan bahwa dressing berbahan dasar minyak justru lebih sehat.

© 2024 merdeka.com

Lemak tak jenuh dalam minyak zaitun membantu tubuh menyerap nutrisi dari sayuran dengan maksimal.

Kandungan kalori dan lemak total dalam mayonaise, Thousand Island, dan Caesar salad dressing cenderung lebih tinggi karena didominasi oleh lemak jenuh yang kurang sehat.

Sebaliknya, minyak zaitun memberikan kalori dan lemak dari lemak tak jenuh yang bermanfaat.

Sebuah studi dalam American Journal of Clinical Nutrition menekankan bahwa dressing berbahan dasar minyak tidak mengandung gula atau sodium berlebihan, yang seringkali ditambahkan pada dressing lain untuk meningkatkan rasa. 

Kadar gula dan sodium yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, dan obesitas.

Menjaga Keseimbangan Asupan Lemak Tubuh

Penting untuk menjaga keseimbangan asupan lemak dan kalori tubuh. Meskipun salad dianggap ringan, bukan berarti boleh makan atau ngemil berlebihan di malam hari setelah mengonsumsi salad di siang hari. Tetaplah memperhatikan takaran dressing pada salad, sebaiknya tidak lebih dari dua sendok makan.

© 2024 merdeka.com

Olahraga rutin juga menjadi kunci untuk membakar lemak dan kalori yang dikonsumsi. Salad dan sayuran saja tidak cukup untuk menjaga pola hidup sehat. Aktivitas fisik yang teratur membantu menjaga keseimbangan tubuh dan meningkatkan efisiensi metabolisme.

Salad yang Sehat Dimulai dari Dressing yang Tepat

Dalam memilih dressing untuk salad, minyak zaitun menjadi pilihan terbaik untuk menjaga keseimbangan asupan kalori dan lemak tubuh.

Meskipun memiliki kalori yang lebih tinggi, lemak tak jenuh dalam minyak zaitun memberikan manfaat penting bagi penyerapan nutrisi dari sayuran.

Hindarilah dressing yang tinggi lemak jenuh, gula, dan sodium, yang dapat meningkatkan risiko penyakit metabolik.

Jangan lupa, kunci utama dalam menjaga kesehatan tubuh adalah pola makan seimbang, olahraga teratur, dan kesadaran akan takaran asupan makanan. 

Salad yang sehat dimulai dari pemilihan dressing yang tepat – memastikan kombinasi nutrisi yang baik dan kenikmatan dalam setiap suapan.

Rekomendasi

buah-buahan

8 Buah Kaya Serat yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Pilih yang Tepat

Banyak buah dikenal sebagai sumber kaya serat, memberikan kontribusi besar terhadap diet seimbang dan pola makan sehat.

Baca Selengkapnya

Rekomendasi

Buah ceri

Tak Hanya Sebagai Hiasan Kue, Buah Ceri Memiliki Banyak Khasiat untuk Kesehatan

Ternyata, buah ceri bukan hanya mempercantik tampilan kue, tetapi juga kaya akan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Baca Selengkapnya

Rekomendasi

makanan sehat

Hindari 9 Makanan dan Minuman Ini Setelah Olahraga dan Dampaknya Untuk Tubuh

Beberapa makanan dan minuman sebaiknya dihindari setelah olahraga karena dapat membuat hasil latihan menjadi tidak optimal bahkan sia-sia.

Baca Selengkapnya

Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasivideo untuk kamu.
SWIPE UP

Untuk melanjutkan membaca.

Rekomendasi

Kuliner Indonesia

Kenali 5 Jenis Olahan Tempe Sehat Tanpa Tepung, dari Tempe Orek Hingga Tempe Kering Teri

Tempe termasuk salah satu sumber protein nabati yang sering menjadi pilihan dalam menu makan sehari-hari orang Indonesia.

Baca Selengkapnya

Rekomendasi

penyakit tulang

Makanan yang Bisa Melemahkan Tulang, Segera Batasi Asupannya

Makanan yang bisa melemahkan tulang adalah makanan yang mengandung zat-zat yang dapat mengurangi kalsium, vitamin D, atau mineral lainnya.

Baca Selengkapnya

Rekomendasi

makanan sehat

6 Makanan Murah yang Bagus untuk Atasi Pegal-Pegal setelah Olahraga

Mulai dari semangka, telur, susu, kentang, sampai labu.

Baca Selengkapnya

Rekomendasi

Menu MPASI

8 Menu Sehat untuk Tumbuh Kembang Otak dan Kecerdasan Si Kecil

Makanan untuk bayi sejak usia 6 bulan bukan sekadar pemenuhan kebutuhan gizi harian, melainkan juga kunci utama dalam mendukung perkembangan otak.

Baca Selengkapnya

   

Updated: Januari 13, 2024 — 12:19 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *